Month: May 2013

Pembangunan Hijau Berkelanjutan sebagai Langkah Menuju Kemajuan Global

Peradaban modern sekarang ini telah banyak mendorong manusia untuk begitu serakah terhadap lingkungan. Manusia di era modern ini memahami bahwa sumber daya alam adalah materi yang dapat dan harus dieksploitasi dalam rangka pemenuhan kebutuhan materi dengan sedikit mungkin mengorbankan biaya dan mendapatkan hasil yang semaksimal mungkin tanpa perlu memperdulikan dampak jangka panjang bagi kehidupan.

Dalam mengantisipasi permasalahan tersebut, maka pemerintah mengadakan program pembangunan hijau berkelanjutan yang berprinsip memenuhi kebutuhan generasi masa depan dengan konsep saving land, saving material, dan saving energy. Dalam mengefisiensikan dan memaksimalkan pembangunan hijau berkelanjutan maka perlu dilakukan pengelolaan sumber daya air, energi, sistem tranportasi, dan menjamin adanya fasilitas kesehatan yang baik, dan mampu mensinergiskan lingkungan alami dan buatan, yang berdasarkan pada perencanaan dan perangcangan kota yang berpihak pada prinsip-prinsip pembangunan hijau berkelanjutan (lingkungan, sosial, ekonomi). Continue reading

SIL GOES TO FAC 2013

Pesta seni tahunan fakultas merah kembali digelar tahun ini, guys! Yup, Fateta Art Contest 2013 digelar hari Minggu tanggal 28 April untuk audisi dan 5 Mei untuk finalnya, kemarin. SIL seperti biasa mengirimkan kontingen terbaiknya untuk turun bertanding melawan 3 departemen lainnnya di Fateta yaitu TMB, ITP dan TIN. Pada FAC tahun ini, digelar berbagai macam lomba yang tujuannya mengasah bakat seni penduduk fakultas merah. Contohnya ada solo vocal, vocal group, cipta lagu popular, f-cooking, perkusi, stand-up comedy, film documenter, tulis dan baca puisi, tulis lakon, desain poster,  fotografi, dan gambar karikatur. Antusiasme warga SIL tahun ini patut diacungi jempol, nih. Hampir semua lomba diikuti oleh SIL 47 dan SIL 48.

Banyak banget nih warga SIL yang ikut audisi, guys! Memang massa paling banyak turun dari angkatan SIL 48 sih, tapi semangat kakak-kakak SIL 47 juga patut dipuji nih…. Disamping kegiatan mereka yang emang banyak (kayaknya berhubungan sama kata-kata ‘praktek lapang’ nih… hehe) mereka tetap semangat mengharumkan nama SIL di fakultas merah kebanggaan kita. Salut lah pokoknya! Continue reading

TOKOH SIL~APRIL

Mega, Helty, dan Cindo begitulah mereka bertiga biasa disapa. Mahasiswa Teknik Sipil dan Lingkungan angkatan 48 ini beberapa hari yang lalu baru saja kembali dari Surabaya dalam mengikuti sebuah ajang kompetisi Lomba Karya Tulis Imiah Nasional (LKTIN). Lomba karya tulis tersebut diadakan di Institut Sepuluh November (ITS) yang bertempat di Surabaya pada tanggal 4 – 6 April 2013.

Cabang lomba yang mereka ikuti adalah Lomba Inovasi Teknologi lingkungan, dan cabang tersebut terdiri dari tiga sub bidang, yaitu Sanitasi dan Air Bersih, Agro eco-technology, dan eco-building material. dari ketiga sub bidang tersebut mereka memilih Sanitasi dan Air Bersih. Continue reading

OBSERVASI LAPANG MAHASISWA SIL 47 KE SEMPLAK, PALEDANG, EMPANG, DAN KATULAMPA

Pada hari Sabtu, 13 April 2013 Mahasiswa SIL 47 mengadakan observasi lapang ke empat tempat untuk mempelajari bangunan irigasi yang terdapat di tempat tersebut. Observasi lapang ini merupakan praktikum kombinasi dari mata kuliah Teknik Irigasi dan Drainase serta Teknik Bangunan Hidrolika. Observasi lapang ini dibimbing langsung oleh Dr. Ir. Prastowo, M.Eng. dan Sutoyo, S.Tp, M.Si yang merupakan Dosen Teknik Sumber Daya Air SIL-IPB.

Observasi pertama dilakukan di wilayah Semplak, yang terletak di sepanjang Jalan Atang Senjaya 2. Bangunan irigasi yang terdapat di wilayah Semplak adalah bangunan sadap dan boks bagi. Bangunan sadap berfungsi untuk mengalirkan saluran dari saluran sekunder Sungai Cisadane ke saluran tersier dan mengatur debit air yang didistribusikan. Boks bagi berfungsi sebagai pengatur arah aliran ke saluran tersier. Continue reading

#Pray For Perwira

Hari Minggu tanggal 24 Maret kemarin, daerah Dramaga khususnya Dramaga dapat kejutan di tengah malam. Ada apa gerangan? Yak, banjir! Setelah dilanda hujan deras nonstop selama beberapa jam dari sore sampai malam,  akhirnya air sungai yang tepatnya berada di belakang daerah Perwira, meluap. Setelah ditelusuri, ternyata banjir mendadak ini dikarenakan tanggul sungai jebol. “Hujan yang tidak berhenti-henti mengakibatkan tanggul sungai tidak dapat lagi menahan debit air yang begitu besar. Akhirnya tanggul pun jebol,” kata salah seorang warga perwira yang menjadi saksi mata.  Daerah Perwira yang memang elevasinya lebih rendah daripada jalan raya, mengakibatkan banjir semakin parah. Hal ini tentu saja mengakibatkan sebagian daerah Perwira lumpuh selama beberapa hari.  Beberapa mahasiswa yang menetap di daerah ini, harus mengungsi karena harta bendanya diterjang banjir. Salah satu warga perwira 44, yang notabene terkena dampak terparah karena banjir ini, bahkan harus merelakan laptopnya yang berisi bahan-bahan skripsi. Waduh, ikut prihatin ya…… Continue reading

© 2018 HIMATESIL IPB

Theme by Anders NorenUp ↑