browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

OBSERVASI LAPANG MAHASISWA SIL 47 KE SEMPLAK, PALEDANG, EMPANG, DAN KATULAMPA

Posted by on May 25, 2013

Pada hari Sabtu, 13 April 2013 Mahasiswa SIL 47 mengadakan observasi lapang ke empat tempat untuk mempelajari bangunan irigasi yang terdapat di tempat tersebut. Observasi lapang ini merupakan praktikum kombinasi dari mata kuliah Teknik Irigasi dan Drainase serta Teknik Bangunan Hidrolika. Observasi lapang ini dibimbing langsung oleh Dr. Ir. Prastowo, M.Eng. dan Sutoyo, S.Tp, M.Si yang merupakan Dosen Teknik Sumber Daya Air SIL-IPB.

Observasi pertama dilakukan di wilayah Semplak, yang terletak di sepanjang Jalan Atang Senjaya 2. Bangunan irigasi yang terdapat di wilayah Semplak adalah bangunan sadap dan boks bagi. Bangunan sadap berfungsi untuk mengalirkan saluran dari saluran sekunder Sungai Cisadane ke saluran tersier dan mengatur debit air yang didistribusikan. Boks bagi berfungsi sebagai pengatur arah aliran ke saluran tersier.

Observasi berikutnya dilakukan di wilayah Paledang yang terletak di sepanjang Jalan Paledang. Bangunan yang di amati di Paledang adalah bangunan sadap, bangunan pembilas, dan stilling basin. Bangunan di Paledang terletak di saluran primer Sungai Cisadane. Bangunan sadap di Paledang berfungsi untuk mengarahkan aliran air dan mengatur debit air di saluran sekunder.

Observasi selanjutnya dilakukan di Bendung Empang yang terletak di sepanjang jalan Sedane dan Pulo Empang. Bangunan irigasi di Empang antara lain Intake, bangunan pembilas, bendung, dan kantong lumpur. Bangunan irigasi di Empang merupakan bangunan utama karena terletak langsung di Sungai Cisadane.

Observasi yang terakhir dilakukan di wilayah Katulampa, dimana bangunan irigasi terlengkap dan terbesar dapat dilihat. Di Katulampa bangunan utama terdiri dari Bangunan intake dengan 5 pintu, bangunan pembilas dengan 3 pintu tipe electrical-mechanical, bendung, kantong lumpur, bangunan ukur ambang lebar, dan dua stasiun cuaca yang semuanya berfungsi mengalirkan aliran dari sungai Ciliwung ke Jakarta. (MIS)

Comments are closed.