browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

[Ensiklopedisil] Bata Ringan

Posted by on March 27, 2017

Halloo kawan Sipil dan Lingkungan, batu-bata-ringan_
gimana kuliahnya?
Asik kan?
Nah, biar kuliahnya lebih asik lagi ensiklopedisil punya sedikit info menarik nih mengenai bahan material bangunan yaitu Hebel (bata ringan).

Jadi gini nih kawan sekalian
Hebel (bata ringan) itu merupakan bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen, pasir, specta foam, zat additiv, air, serta bahan tambahan lainnya. Terdapat dua macam bata ringan yang dijual di Indonesia antara lain AAC (Autoclaved Aerated Concrete) dan CLC (Cellular Lightweight Concrete). Berbeda dengan bata ringan AAC yang diproduksi di pabrikan dan membutuhkan oven, pembuatan bata ringan CLC bisa dilakukan dalam skala industri rumahan dengan pengeringan memakai bantuan angin.

Secara umum, hebel mempunyai berat jenis kering yaitu 520 kg/m3 dan berat jenis normal sekitar 650 kg/m3. Sedangkan daya kuat tekan yang dimilikinya lebih dari 4,0 N/mm2 dengan konduktifitas termis 0,14 W/mK. Tebal spesi yang dibutuhkan yakni 3 mm sehingga jumlah yang diperlukan untuk membentuk luasan 1 m2 sekitar 8-9 buah bata ringan. Adapun kelebihan dan kekurangan bata ringan dapat dilihat di bawah ini kawan.

Kelebihan Bata Ringan :
• Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
• Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
• Pengangkutannya lebih mudah dilakukan.
• Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
• Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2-3 cm saja.
• Mempunyai kekedapan suara yang baik.
• Kuat tekan relatif tinggi.
• Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.

Kekurangan Bata Ringan :
• Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
• Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan.
• Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan.
• Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
• Harga relatif lebih mahal daripada bata merah.
• Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini.
Nah, gimana kawan udah tau kan apa itu hebel? Material yang satu ini memang penting kita ketahui karena sudah banyak bangunan yang menggunakan hebel dibanding bata biasa. Jadi jangan sampai kita ga tahu deh.
Mau tau lebih banyak mengenai dunia teknik sipil dan lingkungan? Nantikan terus ensiklopedisil selanjutnyaaa

Comments are closed.