browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Sejarah Singkat

SEJARAH SINGKAT HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN IPB  

          Perkembangan wacana keilmuan di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan telah meningkat secara pesat dan signifikan. Berbagai inovasi dan solusi efektif telah ditemukan dalam memenuhi kebutuhan pemecahan permasalahan yang dialami oleh manusia dan lingkungan sekitar. Hal tersebut juga didukung dengan banyaknya pengembangan dan penelitian secara berkelanjutan untuk menghasilkan penemuan yang berguna bagi kemaslahatan masyarakat. Selain itu, dengan tersedianya sumberdaya alam yang ada sangat membantu bagi kelancaran pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum. Sehingga sangat dibutuhkan daya upaya yang dilakukan dari masyarakat terhadap kondisi lingkungan yang semakin terjaga dan mengurangi kerusakan yang ada.

         Dalam menyambut perkembangan ilmu pengetahuan, sudah saatnya mahasiswa sebagai kaum intelek dan terpelajar untuk bergerak secara nyata dalam mengubah keadaan masyarakat dan lingkungan khususnya di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan. Himpunan Keprofesian sebagai wadah dalam meningkatkan kapabilitas mahasiswa dalam menanggapi tantangan global yang semakin bergejolak juga sangat dibutuhkan keberadaannya. Elemen mahasiswa dan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL), FATETA-IPB pun mencoba untuk menginisiasi keberadaan himpunan keprofesian sebagai ujung tombak pergerakan mahasiswa dari wacana keilmuan di bidangnya. Maka dibentuklah Himpunan Keprofesian Mahasiswa Teknik Sipil dan Lingkungan di lingkup Fakultas Teknologi Pertanian-Institut Pertanian Bogor.

         Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil dan Lingkungan (HIMATESIL) diprakasai oleh tim formatur angkatan pertama mahasiswa SIL 45 tahun 2008 sejumlah 14 orang. Dengan diketuai oleh Joan Kartini Rossi sebagai kepengurusan pertama pada bulan Februari 2009 telah berdiri sebagai himpunan keprofesian independen yang mengayomi mahasiswa SIL-IPB. HIMATESIL kemudian telah disahkan secara de-jure dan de-facto sebagai himpunan keprofesian SIL yang berdikari pada tanggal 10 Oktober 2010. Hingga saat ini HIMATESIL telah banyak melaksanakan program kegiatan seputar kemahasiswaan di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan serta bersumber dari aspirasi mahasiswa SIL sebagai anggotanya. Kepengurusan yang ada sampai sekarang dimulai dari tahun 2009-2010, 2010-2011, dan tahun 2011-2012. Sangat diharapkan dengan terbentuknya himpunan yang solid, sinergis dan berintegritas akan terbentuknya kepengurusan yang mengambil andil besar bagi diri, almamater, dan lingkungan sekitar. Selain itu, peningkatan kemampuan dan kualitas anggota, wadah aspirasi yang efektif, serta program kegiatan yang bermutu juga menjadi harapan yang ini tercapai ke depannya.

       HIMATESIL periode 2011-2012 telah terbentuk pada bulan November setelah dilakukannya Rapat Umum Anggota Tahunan dari kepengurusan yang lalu. Pemilihan dilakukan secara musyawarah mufakat dan dihadiri perwakilan keanggotaan dan kepengurusan tahun 2010-2011. Tahun ini kepengurusan HIMATESIL 2011-2012 mengusung visi Menjadikan HIMATESIL sebagai wadah dalam mengakomodasi aspirasi dan kepentingan  kegiatan mahasiswa Teknik Sipil dan Lingkungan secara berkesinambungan sehingga terwujudnya Himpunan Keprofesian yang Solid, Bersinergis dan Berintegritas. Sedangkan misi yang ingin digapai ialah Menjadi wadah kegiatan dan penyaluran aspirasi, minat, bertukar pikiran dan bakat kemahasiswaan  di bidang Teknik Sipil dan Lingkungan dengan asas kekeluargaan dan persatuan, memajukan dan menunjang peningkatan Teknik Sipil dan Lingkungan secara akademik maupun non-akademik dengan langkah berintergritas dan konsisten, Meningkatkan pengabdian  HIMATESIL di dalam kehidupan masyarakat dan lingkungan demi terwujudnya Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan melaksanakan kaderisasi sebagai fungsional HIMATESIL yang berkelanjutan. Dengan tiga inti Solid, Sinergis, dan Berintegritas menjadikan kepengurusan ini lebih fokus dan bersemangat dalam melaksanakan program kegiatan yang diharapkan memberikan manfaat dan kelebihan bagi yang aktif dalam kegiatannya.